• Dibalik Sinetron "7 Manusia Harimau" Ternyata ada Putra ASLI Minang Kabau

    Salah satu sinetron yang lagi buming di tayangkan di layar televisi pada saat ini diantaranya sinetron 7 Manusia Harimau. Sinetron 7 Manusia Harimau adalah sinetron produksi SinemArt yang ditayangkan RCTI.
    Sinetron ini diangkat dari serial novelTujuh Manusia Harimau karya Motinggo Boesje. Pada tahun 1986, jilid pertama dari novel tersebut telah diadaptasi menjadi film 7 Manusia Harimau. Sinetron ini ditayangkan RCTI setiap hari pukul 19:30 - 21:30 WIB
    Sinetron sangat menarik karena mengakat cerita yang penuh dengan budaya dan tradisi asli indonesia, dan snietron ini dapat menjadi sebagi objek pengulang sejarah budaya asli indonesia untuk generasi muda
    Dari  Sinetron ini penulis tertarik dan penasaran dengan pengarang buku novel Tujuh Manusia Harimau  ini, yaitu Motinggo Boesje. Beliau ini lahir pada tanggal 21 November 1937 di Kupang Kota,Bandar Lampung. Setelah penulis selidiki asal muasal biografi pengarang buku ini ternyata beliau adalah asli dari dari MINANG KABAU. Motinggo lahir dari pasangan Djalid Sutan Raja Alam dan Rabiah Jakub. Ibunya berasal dari Matur, Agam dan ayahnya dari Sicincin, Padang Pariaman. Setelah menikah, mereka berdua pergi merantau ke Kota Bandar Lampung. Di sana ayahnya bekerja sebagai pegawai Koninklijke Paketvaart Maatschappij di Kupang Kota, sedangkan ibunya mengajar ilmu agama dan bahasa Arab. Ketika usianya mendekati 12 tahun, kedua orang tuanya meninggal dunia. Sepeninggal orang tuanya, Motinggo diasuh neneknya di Bukittinggi hingga ia menamatkan SMA. Motinggo kemudian melanjutkan pendidikannya ke Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada, namun tidak selesai.

    Nama & Gelar
    Motinggo merupakan nama pena yang diambil dari bahasa Minangkabau, mantiko. Kata tersebut memiliki makna bersifat bengal, eksentrik, suka menggaduh, kocak, dan tak tahu malu. Namun mantiko dalam diri Motinggo bukanlah berkonotasi negatif, maka ia menambahkan kata bungo (bunga) di belakang nama samarannya itu, sehingga lengkap tertulis Mantiko Bungo (MB). Dari inisial MB inilah akhirnya berkembang nama Motinggo Boesje. Selain nama pena dan nama pemberian orang tua, ia juga memilki nama gelar adat Minangkabau yaitu Saidi Maharajo.

    Kareir 
    Awal kariernya dalam dunia tulis-menulis, dimulai ketika Tomoyuki Yamashita datang ke rumahnya memberi mesin ketik. Mesin itu akhirnya menjadi sahabatnya untuk mencurahkan ide-idenya. Semenjak tekun membaca buku-buku sastra Balai Pustaka, minatnya tumbuh untuk terjun di dunia sastra. Dramanya, Malam Jahanam (1958), mendapat hadiah pertama sayembara penulisan drama dari Departemen Pendidikan dan Kebudayaan bagian kesenian pada tahun 1958. Cerpennya yang berjudul Nasehat Buat Anakku mendapat hadiah majalah Sastra pada tahun 1962. Karya-karyanya banyak diterjemahkan ke bahasa asing, antara lain bahasa Ceko, Inggris, Belanda, Perancis, Jerman, Korea, Jepang, dan Mandarin. Sebagai penyair, karya-karyanya masuk dalam antologi penyair Asia (1986) dan antologi penyair dunia (1990). Sepanjang hidupnya Motinggo telah menulis lebih dari 200 karya yang sampai saat ini masih tersimpan di Perpustakaan Kongres di Washington, D. C.. Di taman kota Seoul, Korea Selatan, namanya terpahat indah di antara 1.000 penyair dunia. Ia juga sempat menjadi redaktur kepala Penerbitan Nusantara (1961-1964) dan Ketua II Koperasi Seniman Indonesia. Selain terlibat dalam dunia sastra dan drama, ia juga menyukai seni lukis. Pada tahun 1954, sebuah pameran lukisan di Padang pernah menampilkan 15 lukisan karyanya.
    Sebuah kutipan kesimpulan dari uraian biografi seorang putra asli miang kabau yang berhasil mengarang sebuah novel yang hari ini di tayangkan dalam sebuah sinetron. Ternyata begitu berpengaruh putra Minag kabau  dalam meniti sejarah indonesia, kita lihat diantara pahlawan pejuang bangsa indonesia  ini yang berasal dari ranah minang, seperti Dr. Mohammad Hatta, Prof. Buya HAMKA, Hj. AGus Salim, Tuanku Imam Bonjol, Ruhana Kudus, M. Natshir yang hari nama nama mereka harun di tengah masyarakat indonesia. Nah, Kita berharap sebagai putra miang kabau  yang hari ini membaca sejarah meraka, mudah-mudahan akan menjadi pengukir sejarah pula untuk bangsa ini kedepannya. 

    -firdausannas-
     
  • DOWNLOAD APPLICATION AND DESIGN

    Download Aplikasi dan File-fiel Design Graphic sesuai dengan Kebutuhan anda...!!!

    ADDRESS

    Jl. Kusuma Bahkti Kubu Gulai Bancah Kota Bukittinggi

    EMAIL

    heavenly188@gmail.com
    firdaus.annas551@gmail.com

    TELEPHONE

    +62-85278-566869

    MOBILE

    +62-85278-566869